Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sains. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 September 2014

3 KEBIASAAN SEHAT YANG DAPAT MERUGIKAN TUBUH

Menjadi sehat adalah salah satu impian banyak orang, karna percuma kaya raya kalau tidak sehat. Ada beberapa kebiasaan yang dianggap sehat oleh sebagian orang dan akhirnya berkembang menjadi sebuah trend hingga gaya hidup malah membahayakan kesehatan hingga nyawa.

Setidaknya ada 3 Kebiasaan Sehat yang malah membahayakan seperti dikutip dariberjambang.blogspot.com berikut ini.

1. YOGA



Seni olah tubuh asal India ini telah banyak menghantarkan orang ke UGD sejak tahun 2000-2002. Yoga membutuhkan kelenturan yang luar biasa, beberapa pose yoga dapat membuat stress tulang dan terjepitnya pembuluh darah ke otak yang berakibat jantung hingga stoke. Jika kamu penggiat Yoga, pasti instrukturmu telah ahli.

2. MEMBAKAR ATAU MEMANGGANG MAKANAN



Makanan yang dibakar seperti Sate, Ikan Bakar, Ayam Bakar, Iga Panggang dan masih banyak lainnya memang sangat enak dan membuat lapar yang melihatnya. Dan makanan yang dibakar dikatakan lebih sehat dari pada yang digoreng.

Justru makanan yang dibakar menyimpan lebih banyak resiko, bekas hitam bakaran yang melekat pada makanan menyimpan zat berbahaya yaitu heterocyclic amines sebuah bahan karsinogen penyebab kanker.

3. MINUM VITAMIN



Minum vitamin mungkin sudah jadi kebiasaan kita sejak kecil, kata orang tua sih itu sehat.

Namun sekarang kamu harus berhati-hati meminum vitamin buatan pabrik ini jika tidak ingin nyawa melayang. Kandungan antioksidan yang tinggi pada vitamin pabrikan malah akan melumpuhkan sistem kekebalan tubuhmu. Lebih baik makan vitamin alami saja dari buah-buahan dan sayuran serta ikan. Tetap sehat dan juga cerdas dalam memilih ya guys.

Minggu, 31 Agustus 2014

Gejala Bronkitis, Penyebab dan Cara Pencegahan Bronchitis

Penyakit Bronchitis atau Bronkitis adalah peradangan yang terjadi pada pipa bronchial. Pipa bronchial ini berfungsi menyalurkan udara dari dan menuju jantung. Ada dua tipe penyakit bronkitis yaituBronchitis akut danBronchitis kronis.

Kondisi yang umum dari kondisi bronchitis akut sering kali berkembang dari pilek maupun infeksi pernapasan lainnya. Bronchitis akut biasanya membaik dalam beberapa hari tanpa menyisakan efek, meskipun anda dapat terus batuk dalam beberapa minggu.
Sedangkan bronchitis kronis adalah kondisi yang lebih serius, kondisi ini adalah iritasi atau peradangan secara konstan pada pipa bronchial dan sering disebabkan oleh kebiasaan merokok. Bagaimanapun jika anda memiliki kondisi bronchitis yang berulang, anda mungkin saja mengalami bronchitis kronis. Bronchitis kronis adalah satu dari kondisi terkait dengan chronic obstructive pulmonary disease (COPD).

Gejala Bronchitis Akut dan Kronis


Pengobatan untuk bronchitis difokuskan untuk meredakan gejala dan memudahkan jalan napas. Berikut ini beberapa gejala bronchitis akut dan kronis yang perlu Anda ketahui:

  • Batuk
  • Adanya lendir, baik yang tidak berwarna, putih atau berwarna kuning kehijauan
  • Napas pendek, yang memburuk bahkan saat mengerahkan sedikit tenaga
  • Napas sesak
  • Lelah
  • Demam ringan dan menggigil
  • Rasa tidak nyaman pada dada

Jika anda mengalami bronchitis akut, anda mungkin memiliki batuk yang tetap ada dalam beberapa minggu setelah bronchitis sembuh. Bagaimanapun gejala bronchitis dapat membingungkan. Anda dapat tidak memiliki lendir ketika anda mengalami bronchitis, dan anak-anak sering menelan lendir tersebut sehingga orang tua mungkin tidak dapat mengetahuinya. Ada dapat mengalami bronchitis kronis tanpa mengalami bronchitis akut terlebih dahulu. Serta banyak perokok yang harus membersihkan lendir pada tenggorokannya pada pagi hari ketika bangun dari tidur, yang jika hal ini berlanjut lebih dari tiga bulan maka mungkin ia mengalami bronchitis kronis.

Jika anda mengalami bronchitis kronis, peradangan dalam jangka waktu lama menyebabkan pipa bronchila terluka dan memproduksi terlalu banyak lendir. Lama kelamaan dinding pipa bronchial akan menebal dan jalan napas anda dapat terluka. Tanda dan gejala bronchitis kronis juga dapat berupa:

  • Batuk yang memburuk pada pagi hari dan pada cuaca lembab
  • Sering mengalami infeksi pernapasan (seperti pilek dan flu) dengan batuk berdahak yang memburuk

Jika anda mengalami bronchitis kronis, anda dapat memiliki periode dimana tanda dan gejala akan memburuk. Pada saat itu anda dapat memiliki bronchitis akut yang berlapis baik karena bakteri maupun virus sebagai tambahan pada bronchitis kronis anda.

Penyebab & Faktor Risiko


Setelah kita mengenal gejalanya, kita juga harus mengetahui penyebab dan faktor resiko penyakit ini.

Penyebab Penyakit Bronchitis


Bronchitis akut.
Virus pilek sering menyebabkan bronchitis akut. Tetapi anda juga dapat mengalami bronchitis noninfeksi karena terkena asap rokok dan polutan lain seperti debu.

Bronchitis dapat juga terjadi ketika asam perut sering naik ke dalam esophagus, kondisi ini dikenal dengan nama gastroesophageal reflux disease (GERD). Dan pekerja yang terkena debu atau asap tertentu dapat mengalami bronchitis. Bronchitis akut umumnya hilang ketika tidak lagi terkena iritan.

Bronchitis kronis
Terkadang peradangan dan penebalan dinding pipa bronchial menjadi permanen –kondisi yang diketahui sebagai bronchitis kronis. Anda umumnya mempertimbangkan bahwa anda mengalami bronchitis kronis jika anda batuk setiap hari yang hilang seteah tiga bulan dalam setahun dalam dua tahun berturut.

Tidak seperti bronchitis akut, bronchitis kronis terus berlanjut dan merupakan penyakit yang serius. Merokok adalah penyebab yang paling besar, tetapi polusi udara dan debu atau gas beracun pada lingkungan atau tempat kerja juga dapat berkontribusi pada penyakit ini.


Faktor risiko terkena Bronchitis


Faktor yang meningkatkan risiko terkena bronchitis antara lain:

  • Merokok. Rokok memang sumber dari berbagai macam penyakit. Karena itu, berhentilah merokok karena sangat merugikan kesehatan.
  • Daya tahan tubuh yang lemah, dapat karena baru sembuh dari sakit atau kondisi lain yang membuat daya tahan tubuh menjadi lemah
  • Kondisi dimana asam perut naik ke esophagus (gastroesophageal reflux disease)
  • Terkena iritan, seperti polusi, asap atau debu


Pencegahan Penyakit Bronchitis


Tindakan yang dapat membantu menurunkan risiko bronchitis dan melindungi paru-paru anda secara umum adalah:

  • Hindari merokok atau terkena asap rokok
  • Hindari mereka yang sedang sakit pilek atau flu
  • Cuci tangan anda secara teratur
  • Gunakan masker untuk mengurangi risiko infeksi


semoga membantu



Jumat, 05 Oktober 2012

Para Ahli Menyebutnya : Hukum 10 Ribu Jam

Pertanyaan mendasar mungkin sering muncul di benak kita, kenapa ada orang dengan profesi yang sama tetapi mempunyai tingkat kesejahteraan yang berbeda, bahkan beberapa diantaranya ada perbedaan yang cukup ekstrim. Tentu saja hal ini bukan tanpa sebab, karena berbicara hukum sebab – akibat segala hal yang terjadi di muka bumi ini pasti punya sebab sehingga muncul akibat.

Oleh sebab itulah kemudian kita harus mencari tahu dimana letak sebab itu, dengan harapan bisa menjadi pembelajaran yang bisa dipelajari, Sehingga jurang pemisah kemakmuran dunia itu bisa dikejar dan perkecil.

Keahlian itu bertingkat dan berkorelasi positif dengan tingkat kesejahteraan. Kita akan menemui juara Badminton tingkat kecamatan akan mendapatkan jumlah hadiah yang berbeda dengan juara badminton tingkat nasional. Kenapa kok bisa gitu yah..??? nah justru itulah hal menarik yang ingin kita bicarakan mengenai keahlian.

Kita pasti pernah mendengar mengenai cerita mengenai tetesan air yang lembut tetapi bisa menembus batu yang keras jikalau ditetesi oleh air terus menerus. Mungkin kira – kira seperti itulah gambaran dari kegiatan yang berfokus. Sifat dasar air yang cair ternyata bukan halangan untuk melobangi sifat batu yang keras.

Level dunia merupakan puncak pencapaian tertinggi bagi setiap orang, rasa kebanggaan serta kepuasan dalam menggapainya itu akan lebih terasa luar biasa. Juara lari olimpiade tentu saja berbeda dengan juara lari level sea games, apalagi level nasional seperti pon. Tentu saja pencapaian menuju level dunia bukanlah barang mudah.

Sebagai ilustrasi perbandingan tingkat kesehjateraan level dunia, tentu kita semua mengenal leonal messi pemain barcelona bertubuh kecil tetapi mempunyai skill individu luar biasa. jikalau dikatakan bahwa leonal messi seorang dengan keahlian tingkat dunia tidak akan ada yang akan meragukan pernyataan ini. Mari kita lihat tingkat kesejahteraannya dalam setahun dari penghasilan gajinya saja dia mendapat 33juta euro, klo di akumulasikan kerupiah dikalikan dengan tigabelasribu rupiah/euro sekitar 429.000.000.000 rupiah angka yang fantastis bukan.??? Mari kita bandingkan dengan pemain sepakbola nomer satu nasional bambang pamungkas sekitar rp 1.300.000.000 rupiah/tahun. Dari perbandingan itu bisa dilihat perbedaan angka yang cukup jauh, bahkan sangat jauh. Kasarnya bisa dikatakan mungkin seorang lianol messi itu bernilai 430 kale lipat lebih banyak dari seorang Bepe(Bambang Pamungkas). Tentu saja ini bukan fisik, karena jikalau berbicara fisik tentu saja sama diantara mereka berdua, mereka berdua mempunyai jumlah jantung yang sama, jumlah kaki yang sama, jumlah mata yang sama, jumlah tangan yang sama, bahkan tinggi badan pun hampirlah sama, tetapi semua ini lebih kepada nilai kemampuan(skill). Itulah kemampuan level dunia, menggiurkan bukan..??

Malcom Gladwell mengatakan “Latihan bukanlah hal yang akan anda lakukan begitu anda sudah ahli, tetapi adalah hal yang anda lakukan untuk membuat anda ahli”. Begitu juga sering kita temui di sebuah buku pelajaran ungkapan “practice makes perfect”, Seorang negarawan Amerika Abraham Lincon juga mengatakan bahwa “Seandainya saya mempunyai waktu sepuluh jam untuk menebang pohon, saya akan melewatkan delapan jam pertama untuk mengasah kapak saya” Dari sini kita akan mulai berbicara mengenai pencapaian keahlian level dunia.

Di dalam buku “Rahasia Presentasi Steve Jobs” di sebutkan dalam sebuah halaman mengenai rahasia ini, di dalam buku itu dijelaskan penelitian Professor psikologi Dr. K. Anderson Ericsson telah melakukan studi terhadap atlet- atlet top seperti Michael Jordan dan juga orang – orang berprestasi luar biasa di bidang – bidang lainnya: para pemain catur, pemain golf, dokter, dan bahkan pelempar panah mainan(dart). Ericsson menemukan bahwa orang – orang yang berprestasi luar biasa ini mendapatkan keterampilannya yang luar biasa ini melalui latihan terencana. Dengan kata lain, mereka tidak hanya melakukan hal yang sama berulang – ulang dan berharap menjadi lebih baik. Namun, mereka menetapkan tujuan spesifik, meminta umpan balik, dan terus menerus berjuang untuk lebih baik dalam jangka panjang. Dari riset Ericsson, kami mengetahui bahwa orang – orang hebat itu melatih suatu keterampilan tertentu berulang – ulang terus selama bertahun –tahun.1

Hal yang sama juga berlaku untuk para pembicara dan penulis hebat, karena mereka berlatih. Winston Churchill adalah salah satu komunikator luar biasa abad kedua puluh. Ia adalah masternya dalam hal persuasif, pengaruh dan motivasi. Churchill dengan sengaja melatih kapasitas ini karena profesinya sebagai negarawan, hal ini diperlukan untuk memberikan inspirasi kepada jutaan orang inggris selama hari – hari paling gelap semasa pernag dunia II. “Ia akan menyiapkan diri selama berhari –hari sebelum memberikan pidatonya dan mempraktekan lelucon atau sanggahan yang mungkin timbul ”. Persiapannya yang matang membuat dia tampil sangat natural dan sangat membuat audiens terpesona. Pelajarannya sederhana tetapi memelurkan banyak kerja keras. Latihan itu sangat penting, terutama jika anda ingin terlihat spontan. Komunikator hebat kelas dunia selalu mengetahui bahwa “spontanitas” adalah hasil dari latihan terencana.

Menurut Malcom Gladwell dalam buku Outliers, “Riset menyebutkan bahwa begitu seorang musisi memenuhi syarat keterampilan yang cukup untuk memasuki sekolah musik yang bagus, maka satu-satunya hal yang membedakan seorang pemain musik dengan yang lainnya adalah seberapa keras dia berusaha ”. itu saja, Orang – orang yang berada di puncak karirnya mereka pasti adalah orang – orang yang berusaha lebih keras dari orang lain, atau bahkan jauh lebih keras dari orang lain.2 Banyak riset mengenai orang – orang yang berkinerja puncak memperlihatkan bahwa latihan adalah benang merah bagi semua orang yang unggul dalam bidang tertentu. Ilmuwan syarat dan musisi Daniel Letivin meyakini bahwa angka ajaibnya adalah sepuluh ribu jam.

“Gambaran yang muncul dari studi – studi semacam itu adalah bahwa sepuluh ribu jam latihan merupakan prasyarat untuk mencapai pengusaan seorang ahli tingkat dunia- dalam hal apa pun.. dalam berbagai studi tentang komposer, pemain basket, penulis fiksi, ice- skater, pianis konser, pemain catur, penjahat top, dan lain –lain, angka ini selalu muncul ” 

Belum pernah ada kasus studi yang ditemukan bahwa orang mencapai kepakaran tingkat dunia dengan waktu latihan kurang dari sepuluh ribu jam. Tampaknya orang memerlukan waktu selama itu untuk mencerna segala hal yang perlu diketahuinya untuk mencapai tingkatan master sejati.

Teori sepuluh ribu jam ini konsisten dengan apa yang kita ketahui tentang bagaimana otak belajar, menurut letivin dan gladwell. Mereka mengatakan bahwa pembelajaran memerlukan konsilidasi dalam otak; semakin banyak pengalaman kita terhadap suatu tindakan tertentu, semakin kuatlah koneksi antar sel otak ini.

Untuk membuktikan teori ini, Gladwell menceritakan kisah The Beatles, yang tampil bersama di Hamburg dalam waktu lama sebelum terkenal. Menurut Gladwell, sebelum the Beatless menikmati kesuksesan pertamanya pada tahun 1964, mereka bermain secara Live bersama – sama sekitar dua ratus kali, kadang – kadang selama delapan jam tanpa putus. Ini adalah sebuah prestasi yang luar biasa, karena sebagian besar grup musik tidak tampil sebegitu sering dalam seluruh karir mereka. Semakin lama mereka bermain bersama, para anggota band menjadi lebih baik dan lebih percaya diri. “Secara insidental,” tulis GlasWell, Waktu yang berlalu antara pendirian grup mereka dan prestasi artistik adalah sepuluh tahun.4

Sekarang mari kita hitung – hitungan. Sepuluh ribu jam itu sama dengan tiga jam perhari, atau dia puluh jam perminggu, selama periode sepuluh tahun. Ini bukanlah perkara yang rumit tetapi juga tidak sederhana, butuh komitmen luar biasa. Oprah Winfrey mengatakan “Ikutilah hasrat terdalam anda. Kerjakanlah apa yang anda cintai, dan uang akan datang sendiri. Sebagian orang tidak percaya tetapi itu benar”. Oleh sebab itu, langkah awal sebelum kita memutuskan keahlian seperti apa yang akan kita dalami, carilah terlebih dahulu hal yang membuat kita tertarik dan gemari, setelah itu berfokuslah pada keahlian itu.

Cara sederhana untuk mencari tahu sesuatu yang kita sukai adalah ketika kita melakukannya ada antusias yang muncul dalam kegiatan itu, bahkan ketika malam hari tiba diri kita sudah tidak sabar lagi menyambuat pagi di keesokan harinya untuk kembali melakukan kegiatan itu, mungkin itulah yang disebut hasrat.

Anis Matta dalam bukunya delapan air matta kecermerlangan mengatakan pengenalan kompetensi inti biasanya dapat dikenali melalui beberapa ciri:

  1. Jika kita berkerja pada kompetensi inti, maka biasanya dapat dengan mudah menguasai perkerjaan itu sampai ke detil-detilnya.
  2. Jika kita berkerja pada kompetensi inti, maka kita dengan mudah membangkitkan minat kita pada pekerjaan tersebut.
  3. Jika kita bekerja pada kompetensi inti, maka kita akan mempunyai kemampuan improvisasi dan berinovasi pada pekerjaan itu.
  4. Jika kita berkerja pada kompetensi inti, maka biasanya merasakan bahwa peluang perkembangan kita dalam pekerjaan tersebut cenderung lebih besar dari bidang- bisang yang lain.

oleh sebab itu, membangun keahlian diri melalui pengenalan kompetensi inti itu penting agar memudahkan kita menuju keahlian level dunia.

Menjadi manusia biasa pada umumnya itu tidaklah menarik, hidup ini hanyalah sekali dan berbatas waktu. Optimalkan setiap waktu untuk meningkatkan kapasitas diri. Pencapain level dunia akan membuat diri kita bisa lebih bermanfaat bagi orang lain…

Catatan :
  1. Carmine Gallo, Rahasia persentasi steve jobs (Essensi Erlangga Froup,2009),171
  2. Malcom Gladwll, outliers (New York:Little,Brown and Company),48
  3. Daniel Levitin, This is your Brain on Music (new york:Plume-penguin,2007),97
  4. Malcom GladWell, outliers (New York:Little,Brown and Company),48

Sabtu, 29 September 2012

Belajar Mengendalikan Pikiran

Bermimpilah besar dan berdoalah, maka kamu akan tetap menjadi seorang pemimpi.Bermimpilah besar, berusahalah maksimal, dan kemudian berdoalah; maka hidupmu akan menjadi penuh prestasi.

Pada masa liburan sekolah yang lalu, saya belajar sesuatu yang luar biasa dari sebuah sekolah kepribadian untuk anak-anak di daerah Pluit, Jakarta Utara.Untuk mengisi liburan, ada program school holiday yang diisi beberapa kali pertemuan.Saya amati salah satu pertemuan tsb. dimana anak-anak diminta untuk melakukan aktivitas yang membuktikan kekuatan pikiran yang fokus.

Masing-masing anak dalam kelompok diminta untuk melempar 20 bola, satu per satu ke dalam keranjang dari jarak sekitar 3 meter.Sebelum melempar mereka diberi tahu bahwa teman-teman mereka terdahulu rata-rata hanya bisa memasukkan 1 dari 20 bola yang dilempar.Anak-anak diminta untuk memfokuskan pikiran, meningkatkan keyakinan dan harapan agar mereka bisa mengalahkan kelompok sebelumnya dan bisa lebih banyak memasukkan bola ke dalam keranjang.Fasilitator memberi petunjuk melempar 1 bola dan masuk.Setelah itu satu persatu anak mencoba melempar, dan ternyata rata-rata anak bisa memasukkan 5 bola!

Pada babak lemparan kedua, fasilitator kelompok mengatakan kepada anak-anak untuk tidak perlu memfokuskan pikiran dan boleh melempar 20 bola itu secara bebas dan tidak diberi target berapa bola yang harus dimasukkan.Setelah satu persatu mencoba melempar; ternyata rata-rata anak hanya bisa memasukkan 1 bola saja, bahkan ada anak yang bolanya tidak masuk satupun!

Mengapa bisa terjadi seperti ini?Apa yang membuat hasil lemparannya berbeda?Seharusnya pada babak kedua lemparan bola anak-anak akan semakin banyak yang masuk karena mereka sudah pernah berlatih melempar 20 bola sebelumnya di babak pertama.Jadi selayaknya kurva belajar (learning curve) mereka sudah terbentuk.Mengapa kurva belajar mereka tidak terbentuk?Di bawah ini saya coba mengulas jawabnya secara sangat sederhana.

Motivation 1: the Power of Goal.

Pada babak pertama anak-anak diberi tujuan yang jelas untuk diraih: memasukkan bola lebih dari satu; sedangkan pada babak kedua tujuannya tidak ada karena mereka bebas melempar.Tujuan atau goal ini merupakan eksternal motivator yang kuat untuk mempengaruhi kemampuan dan daya upaya seseorang untuk mencapai sesuatu tujuan.Seseorang akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa mencapai tujuan atau prestasi bila ada target yang harus diraih dan batasan terendah yang harus dilalui.

Motivation 2: the Power of Your Mind

Pada babak pertama, anak-anak diminta untuk memfokuskan pikiran dan menaikkan tingkat keyakinan bahwa mereka bisa memasukkan bola lebih banyak dari kelompok sebelumnya; sedangkan pada babak kedua tidak demikian.Kekuatan pikiran yang fokus ini merupakan internal motivator yang paling dahsyat yang bisa dimiliki seseorang.Pikiran ini akan mempengaruhi alam bawah sadar seseorang berupa rasa percaya diri dan tingkat keyakinan yang tinggi bahwa dia akan bisa melakukan sesuatu yang diinginkan (attitude).

Percaya diri yang tinggi ini pada gilirannya juga akan mempengaruhi ketrampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge) seseorang dalam melakukan sesuatu.Demikian pula sebaliknya, bila pikiran tidak fokus dan tidak yakin akan bisa, maka usaha yang dilakukan akan setengah hati dan ini tentu saja akan mempengaruhi hasilnya.

Motivation 3: The Power of Modeling the Way

Pada babak pertama, ada fasilitator yang memberi contoh melempar bola dan masuk; sedangkan pada babak kedua tidak demikian.Seseorang akan dengan cepat berani dan bisa berhasil melakukan suatu tugas bila ada seseorang yang secara langsung memberi contoh bagaimana cara melakukannya (role modeling and coaching).Coaching ini menggabungkan dua motivasi diatas, eksternal karena ada yang member contoh dan internal karena contoh ini memupuk keyakinan atau rasa percaya dirinya bahwa suatu tugas itu bisa dilakukan.

Memotivasi seseorang dengan memberi kata-kata yang menguatkan atau berupa hadiah (pull) bisa saja terjadi, tetapi akan memakan waktu yang lama karena memupuk keyakinan secara verbal lebih sulit dilakukan ketimbang secara visual (dengan member contoh yang dapat dilihat langsung melalui coaching).

Motivation 4: the End Depends Upon the Beginning

Memotivasi seseorang bisa juga dilakukan dengan mendorongnya untuk melakukan sesuatu (push). Sekadar contoh: agar seorang anak bisa lari lebih cepat di belakangnya ditaruh seekor anjing galak yang mengejar; atau agar anak dapat berenang lebih cepat di dalam kolam renang dimasukkan seekor buaya.Ini seperti menciptakan sense of crisis sehingga seseorang akan terpacu untuk secepat mungkin menyelesaikan suatu tugas.

The Best Motivation

Manakah cara memotivasi yang terbaik?Motivasi yang spektakuler dahsyatnya bisa terjadi bila Anda berhasil menggabungkan ke empat elemen ini secara bersamaan. Ada target yang harus diraih, pikiran yang selalu fokus, ada contoh cara melakukannya, dan ada dorongan (push) dengan
hukuman bila gagal.Selamat mencoba.
 

Jumat, 28 September 2012

Asap Burger Ternyata Lebih Bahaya Dari Asap Knalpot

Sering makan di restoran cepat saji? Duduk sejauh mungkin dari dapur. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa menu seperti burger perlu diwaspadai. Selain tak sehat terlalu sering mengonsumsinya, proses memasaknya pun menghasilkan polusi yang lebih banyak dari asap truk.
Untuk memasak burger, biasanya digunakan alat yang disebut charbroiler, yaitu meja panggangan yang dibuat untuk memanggang makanan panas dengan cepat. Ternyata alat ini mengeluarkan polusi 2 kali lebih banyak dari truk diesel.



Para peneliti dari University of California Riverside menemukan bahwa charbroiler mengeluarkan sejumlah besar materi ke udara yang kita hirup. Hasil uji laboratorium Center for Environmental Research and Technology (CE-CERT) menemukan bahwa alat itu menghasilkan sejumlah besar lemak, asap, panas, uap air dan produk sisa pembakaran.

Pada tahun 2007, lembaga bernama Air Quality Management Plan, South Coast Air Quality Management District (SCAQMD) menegaskan bahwa emisi dari charbroiler merupakan sumber partikel yang tidak terkendali dan jumlahnya lebih dari 2 kali polusi dari truk diesel.



"Sebagai perbandingan, sebuah truk trailer harus mengemudi 143 mil atau sekitar 230 km di jalan bebas hambatan untuk mengimbangi massa partikel yang dihabiskan untuk memasak 1 burger menggunakan charbroiler," Kata Bill Welch dari CE-CERT seperti dilansir Medical Daily.

Para peneliti percaya bahwa solusi untuk meminimalisir polusi dari pembuatan burger ini adalah menghilangkan lemak pembuangan dan memerangkapnya di dalam air. Welch dan timnya sedang mengevaluasi aliran udara yang dikeluarkan charbroiler sebelum dan setelah melewati alat kontrol kemudian mengukur seberapa efektifkah metodenya itu.

 sumber

Kamis, 23 Agustus 2012

10 Desain Sempurna Bumi, Bukti Kesempurnaan Tuhan Sang Pencipta Alam

Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuwan adalah apa yang disebut prinsip antropis.
Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi.
Dalam hal ini, seorang astronom amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul ‘The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal The Unmistakable Identitiy of The Creator’ telah membuat daftarnya sendiri sebagai berikut.
1. Jarak bumi dengan matahari
Jarak matahari ke bumi adalah 149.669.000 kilometer (atau 93.000.000 mil). Jarak ini dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan (untuk penyederhanaan hitungan) menjadi 148 juta km.
Dibandingkan dengan bumi, diameter matahari kira-kira 112 kalinya. Gaya tarik matahari kira-kira 30 kali gaya tarik bumi. Sinar matahari menempuh masa 8 menit untuk sampai ke bumi.
Jika lebih jauh:
Planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil.

Jika lebih dekat:
Planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil
2. Gravitasi di permukaan bumi
Gravitasi permukaan dari sebuah obyek astronomi (planet, bintang, dll) adalah percepatan gravitasi yang berlaku pada permukaan obyek tersebut. Gravitasi permukaan bergantung pada massa dan radius obyek tersebut. Seringkali gravitasi permukaan dinyatakan sebagai rasio dengan ketentuan yang berlaku di bumi.
Jika lebih kuat:
Atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun (amoniak dan methana)

Jika lebih lemah:
Atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak kehilangan udara
3. Periode rotasi bumi
Rotasi bumi merujuk pada gerakan berputar planet bumi pada sumbunya dan gerakan di orbitnya mengelilingi matahari.
Jika lebih lama:
Perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar

Jika lebih cepat:

Kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi
4. Albedo
Albedo merupakan sebuah besaran yang menggambarkan perbandingan antara sinar matahari yang tiba di permukaan bumi dan yang dipantulkan kembali ke angkasa dengan terjadi perubahan panjang gelombang (outgoing longwave radiation).
Perbedaan panjang gelombang antara yang datang dan yang dipantulkan dapat dikaitkan dengan seberapa besar energi matahari yang diserap oleh permukaan bumi.
Jika lebih besar:
Zaman es tak terkendali akan terjadi

Jika lebih kecil:
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi

5. Aktivitas gempa
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut.
Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.
Jika lebih besar:
Terlalu banyak makhluk hidup binasa

Jika lebih kecil:
Bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik

6. Ketebalan kerak bumi
Kerak bumi adalah lapisan terluar bumi yang terbagi menjadi 2 kategori, yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5-10 km, sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70 km.
Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basalt. Kerak bumi dan sebagian mantel bumi membentuk lapisan litosfer dengan ketebalan total kurang lebih 80 km.
Jika lebih tebal:
Terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak bumi

Jika lebih tipis:
Aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar
7. Medan magnet bumi
Magnetosfer bumi adalah suatu daerah di angkasa yang bentuknya ditentukan oleh luasnya medan magnet internal bumi, plasma angin matahari, dan medan magnet antarplanet.
Di magnetosfer, campuran ion-ion dan elektron-elektron bebas baik dari angin matahari maupun ionosfir bumi dibatasi oleh gaya magnet dan listrik yang lebih kuat daripada gravitasi dan tumbukan.
Jika lebih kuat:
Badai elektromagnetik akan terlalu merusak

Jika lebih lemah:
Kurangnya perlindungan dari radiasi berbahaya yang berasal dari luar angkasa
8. Interaksi gravitasi dengan bulan
Bulan yang ditarik oleh gaya gravitasi bumi tidak jatuh ke bumi disebabkan oleh gaya sentrifugal yang timbul dari orbit bulan mengelilingi bumi.
Besarnya gaya sentrifugal bulan adalah sedikit lebih besar dari gaya tarik menarik antara gravitasi bumi dan bulan. Hal ini menyebabkan bulan semakin menjauh dari bumi dengan kecepatan sekitar 3,8cm/tahun.
Jika lebih besar:
Efek pasang surut pada laut, atmosfer dan periode rotasi semakin merusak

Jika lebih kecil:
Perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan ketidakstabilan iklim
9. Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer
Atmosfer bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya.
Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam.
75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet. Atmosfer tidak mempunyai batas yang langsung tapat berbatasan, tetapi agak menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar.
Jika lebih besar:
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi

Jika lebih kecil:
Efek rumah kaca tidak memadai

10. Kadar ozon dalam atmosfer
Ozon terdiri dari 3 molekul oksigen dan amat berbahaya pada kesehatan manusia. Secara alamiah, ozon dihasilkan melalui percampuran cahaya ultraviolet dengan atmosfer bumi dan membentuk suatu lapisan ozon pada ketinggian 50 kilometer.
Ozon tertumpu di bawah stratosfer di antara 15 dan 30 km di atas permukaan bumi yang dikenal sebagai ‘lapisan ozon’.
Ozon dihasilkan dengan pelbagai persenyawaan kimia, tetapi mekanisme utama penghasilan dan perpindahan dalam atmosfer adalah penyerapan tenaga sinar ultraviolet (uv) dari matahari.
Jika lebih besar:
Suhu permukaan bumi terlalu rendah

Jika lebih kecil:
Suhu permukaan bumi terlalu tinggi, terlalu banyak radiasi ultraviolet
Daftar di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyaknya data yang melimpah tentang adanya prinsip antropis.
Namun, yang sedikit inipun cukup untuk menghancurkan mitos yang dipercaya para ilmuan materialis, yaitu bahwa keberadaan bumi beserta kehidupan yang terdapat padanya terjadi secara kebetulan melalui serangkaian peristiwa acak tanpa perencanaan.
Siapapun yang mempelajari data-data ini tidak akan gagal untuk sampai pada kesimpulan bahwa bumi ini merupakan tempat yang telah dirancang dengan tingkat kerumitan yang tak terbayangkan dan dengan kesesuaian yang sempurna demi keberlangsungan kehidupan di dalamnya.

Sabtu, 26 Mei 2012

Tanda-tanda Kematian

Semua yang hidup pasti akan mati. Seperti apa proses kematian yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup?



Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.

Pada kondisi normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir beberapa minggu lagi seperti dikutip dari Mayoclinic yaitu:

1. Merasa gelisah. Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.
2. Menarik diri. Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.
3. Sering mengantuk. Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.
4. Kehilangan nafsu makan. Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.
5. Mengalami jeda saat bernapas. Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.
6. Luka yang sulit sembuh. Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.
7. Pembengkakan. Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.

Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.

Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.

Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.

Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.

Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.

Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.

Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.

Jumat, 25 Mei 2012

8 Cara Mengembangkan Otak Kanan

Pernahkah kita (bahkan sering) tidak percaya diri bahwa kita KREATIF? Itu hanyalah anggapan yang justru menenggelamkan kepercayaan diri kita untuk bertindak kreatif!  Berpikir dan bertindak kreatif adalah suatu upaya untuk menggunakan otak kanan (hemispher otak sebelah kanan) secara lebih aktif. Selama ini, kebanyakan orang hanya menggunakan otak kiri-nya yang berkaitan dengan bahasa, logika, dan simbol simbol dan diarahkan pada pemikiran linear dan vertical (dari satu kesimpulan logis ke kesimpulan logis lainnya).

Secara lebih seimbang, otak kanan yang berkaitan dengan fungsi-fungsi emosi, intuitif, dan spasial serta bekerja berdasarkan kaleidoskop dan berpikir lateral (mempertimbangkan masalah dari semua sisi dan sampai pada hal yang berbeda) merupakan bagian otak yang berperan penting dalam kreatifitas.

Otak kanan akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang tidak konvensional, tidak sistematis, dan tidak terstruktur. Hal ini tidak berarti hasil pemikiran otak kanan merupakan sesuatu yang sembarangan, namun hasil pemikiran otak kanan berkaitan dengan sesuatu yang baru, yang tidak biasa, dan berbeda dari apa yang ada sebelumnya.

Berikut 8 cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan otak kanan:

  1. Selalu bertanya; “Apakah ada cara lain..??” “Dengan begitu, otak kita dipacu untuk mencari alternative-alternatif terbaik!”

  2. Menentang kebiasaan, rutinitas, dan tradisi. “nih dia gan,, wajar aja seorang entrepreneur pasti punya latar belakang yang tidak biasa dan menentang tradisi!”

  3. Memainkan permainan - permainan mental, berusaha melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Ayo gan main rubik! Ngelatih otak n emosi banget tuh!”

  4. Menyadari bahwa ada lebih dari 1 jawaban yang benar. “Ini gak boleh dilakukan bagi anak SMA yang sedang ujian pilihan ganda! Karena hanya; PILIHLAH SATU JAWABAN YANG BENAR!”

  5. Melihat masalah sebagai batu loncatan untuk menemukan ide-ide baru. “Kalau dapet masalahnya terlalu banayak dan berat, berarti sedang di Uji sama yang DI ATAS! Mending segera tobat n banyak berdo’a deh.. hehe”

  6. Melihat kesalahan dan kegagalan sebagai sarana untuk memperoleh keberhasilan. “Jangan dikit - dikit ngeluuuuuuuuh aja kerjaanya! Gak guna!”

  7. Menghubungkan ide-ide yang tidak berhubungan untuk menemukan solusi yang baru dan inovatif. “Jangankan menghubungkan ide, ber-ide aja susah.. yang ada juga copas ide!” 

  8. Memiliki “keteramplian helicopter” yaitu melihat dari atas dan menyeluruh terhadap berbagai hal rutin yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian mengambil keputusan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.

Kamis, 24 November 2011

8 Cara Mengembangkan Otak Kanan

Pernahkah kita (bahkan sering) tidak percaya diri bahwa kita KREATIF? Itu hanyalah anggapan yang justru menenggelamkan kepercayaan diri kita untuk bertindak kreatif!  Berpikir dan bertindak kreatif adalah suatu upaya untuk menggunakan otak kanan (hemispher otak sebelah kanan) secara lebih aktif. Selama ini, kebanyakan orang hanya menggunakan otak kiri-nya yang berkaitan dengan bahasa, logika, dan simbol simbol dan diarahkan pada pemikiran linear dan vertical (dari satu kesimpulan logis ke kesimpulan logis lainnya).

Secara lebih seimbang, otak kanan yang berkaitan dengan fungsi-fungsi emosi, intuitif, dan spasial serta bekerja berdasarkan kaleidoskop dan berpikir lateral (mempertimbangkan masalah dari semua sisi dan sampai pada hal yang berbeda) merupakan bagian otak yang berperan penting dalam kreatifitas.

Otak kanan akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang tidak konvensional, tidak sistematis, dan tidak terstruktur. Hal ini tidak berarti hasil pemikiran otak kanan merupakan sesuatu yang sembarangan, namun hasil pemikiran otak kanan berkaitan dengan sesuatu yang baru, yang tidak biasa, dan berbeda dari apa yang ada sebelumnya.
Berikut 8 cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan otak kanan:

  1. Selalu bertanya; “Apakah ada cara lain..??” “Dengan begitu, otak kita dipacu untuk mencari alternative-alternatif terbaik!”
  2. Menentang kebiasaan, rutinitas, dan tradisi. “nih dia gan,, wajar aja seorang entrepreneur pasti punya latar belakang yang tidak biasa dan menentang tradisi!”
  3. Memainkan permainan - permainan mental, berusaha melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Ayo gan main rubik! Ngelatih otak n emosi banget tuh!”
  4. Menyadari bahwa ada lebih dari 1 jawaban yang benar. “Ini gak boleh dilakukan bagi anak SMA yang sedang ujian pilihan ganda! Karena hanya; PILIHLAH SATU JAWABAN YANG BENAR!”
  5. Melihat masalah sebagai batu loncatan untuk menemukan ide-ide baru. “Kalau dapet masalahnya terlalu banayak dan berat, berarti sedang di Uji sama yang DI ATAS! Mending segera tobat n banyak berdo’a deh.. hehe”
  6. Melihat kesalahan dan kegagalan sebagai sarana untuk memperoleh keberhasilan. “Jangan dikit - dikit ngeluuuuuuuuh aja kerjaanya! Gak guna!”
  7. Menghubungkan ide-ide yang tidak berhubungan untuk menemukan solusi yang baru dan inovatif. “Jangankan menghubungkan ide, ber-ide aja susah.. yang ada juga copas ide!” 
  8. Memiliki “keteramplian helicopter” yaitu melihat dari atas dan menyeluruh terhadap berbagai hal rutin yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian mengambil keputusan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.

Ilmuwan Memprediksi Manusia Masa Depan Bisa Bernafas Dalam Air

Masih ingat cerita manusia ikan? Masa depan, kemampuan bernafas di air mungkin bisa dinikmati manusia. Ilmuwan berhasil menemukan cara ajaib dengan penggabungan DNA.

Dalam penelitian pada hewan salamander, ilmuwan menemukan fakta bahwa tumbuhan alga yang memproduksi oksigen terikat dengan telur salamander dan tidak terpisahkan.

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1400072.jpg

Ini terlihat dari keberadaan DNA alga pada embrio salamander. Dengan mempelajari mekanisme itu lebih lanjut, ilmuwan berharap temukan proses yang sama dan dapat diterapkan pada manusia untuk bertahan hidup di bawah air.

Peneliti dari Dalhousie University di Halifax, Kanada, menemukan bahwa DNA manusia pada dasarnya dapat dikemas dengan ribuan virus yang diserap sejak manusia lahir.

Ilmuwan menganalogikan teori ini pada salamander karena alga sering terjebak dalam embrio mereka. Alga ternyata tidak melepaskan salamander meski tumbuhan itu terus berkembang.

Penemuan ini menjadi dokumentasi pertama bagaimana tanaman hidup dengan bersimbiosis pada vertebrata. Ilmuwan mengklaim penemuan tersebut menunjukkan alga bisa menjadi sumber oksigen bagi organisme lain, termasuk manusia.

“Alga di dalam kapsul telur menyediakan oksigen kepada embrio dan alga mendapatkan limbah dari embrio berupa nitrogen yang dibutuhkan alga untuk tumbuh,” ujar pemimpin studi Dr. Ryan Kerney.

"Kami juga menemukan DNA alga pada organ reproduksi salamander dewasa sehinga ada kemungkinan ini menyerap pada salamander," ujar studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences.